Dugaan jatuhnya meteor di Duren Sawit, Jakarta Timur, bukan yang pertama. Dua pekan lalu, tepatnya Kamis (15/4), meteor jatuh di Desa Lambaro Skep, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, menyebabkan tiga rumah terbakar di Aceh, merupakan meteor.
Di saat yang sama, meteor juga terekam jatuh di Amerika Serikat (AS). Sejumlah kelompok warga melihat meteor jatuh di Negara Bagian Wisconsin, Missouri, Illinois, dan Iowa. Jatuhnya meteor-meteor itu menimbulkan getaran dan mengaktifkan alarm yang dimiliki penduduk setempat.
Menurut Lapan, pada periode tersebut memang terjadi hujan meteor Lyrids. Namun, jalur meteor belum bisa diprediksi, karena itu kemungkinan lokasi yang juga terancam kejatuhan meteor tak bisa dipastikan pula.
Tahun lalu, meteor jatuh disertai ledakan keras di Bone, Sulawesi Selatan. Kebakaran karena jatuhnya meteor itu bahkan menewaskan satu orang. Jatuhnya meteor tersebut sempat direkam salah satu warga dan disiarkan oleh salah satu televisi swasta. Dalam rekaman tersebut terlihat gumpalan asap tebal memanjang berasal dari langit yang diyakini sebagai batu meteor yang mengarah ke Bone sebelum terdengar ledakan yang sangat keras. Sebelumnya, meteor itu sempat diduga pesawat yang mengalami kecelakaan di udara.
Wilayah luar atmosfer Indonesia sendiri termasuk kawasan yang cukup sering dilintasi meteor. Pertengahan bulan ini, misalnya, warga Kota Bandung dan sekitarnya melihat peristiwa hujan meteor. Meteor-meteor itu bisa disaksikan tanpa menggunakan teleskop.
“Ini siklus tahunan yang terjadi pada tanggal dan bulan yang sama setiap tahun,” kata Evan Irawan Akbar dari Obervatorium Boscha, Bandung, seperti dikutip sejumlah media, beberapa waktu lalu. Puncak jatuhnya meteor sendiri menurut Evan sudha terjadi, sekitar 21-22 April dengan 20 meteor melintas per jam.
Lapisan atmosfer berperan sangat penting sebagai tameng masuknya benda luar angkasa ke bumi. Karena itu, meteor yang sampai ke bumi hanya dalam bentuk pecahan kecil, serpihan dari meteor lebih besar yang terpecah saat bergesekan dengan atmosfer. Meski kecil, meteor memiliki kekuatan kinetik yang tinggi karena kecepatannya.
Meteor Jatuh di Indonesia
29 April 2010 Jakarta Sejumlah rumah terbakar
5 April 2010 Aceh 3 bangunan terbakar
8 Oktober 2009 Bone, Sulsel 1 orang menin
Di saat yang sama, meteor juga terekam jatuh di Amerika Serikat (AS). Sejumlah kelompok warga melihat meteor jatuh di Negara Bagian Wisconsin, Missouri, Illinois, dan Iowa. Jatuhnya meteor-meteor itu menimbulkan getaran dan mengaktifkan alarm yang dimiliki penduduk setempat.
Menurut Lapan, pada periode tersebut memang terjadi hujan meteor Lyrids. Namun, jalur meteor belum bisa diprediksi, karena itu kemungkinan lokasi yang juga terancam kejatuhan meteor tak bisa dipastikan pula.
Tahun lalu, meteor jatuh disertai ledakan keras di Bone, Sulawesi Selatan. Kebakaran karena jatuhnya meteor itu bahkan menewaskan satu orang. Jatuhnya meteor tersebut sempat direkam salah satu warga dan disiarkan oleh salah satu televisi swasta. Dalam rekaman tersebut terlihat gumpalan asap tebal memanjang berasal dari langit yang diyakini sebagai batu meteor yang mengarah ke Bone sebelum terdengar ledakan yang sangat keras. Sebelumnya, meteor itu sempat diduga pesawat yang mengalami kecelakaan di udara.
Wilayah luar atmosfer Indonesia sendiri termasuk kawasan yang cukup sering dilintasi meteor. Pertengahan bulan ini, misalnya, warga Kota Bandung dan sekitarnya melihat peristiwa hujan meteor. Meteor-meteor itu bisa disaksikan tanpa menggunakan teleskop.
“Ini siklus tahunan yang terjadi pada tanggal dan bulan yang sama setiap tahun,” kata Evan Irawan Akbar dari Obervatorium Boscha, Bandung, seperti dikutip sejumlah media, beberapa waktu lalu. Puncak jatuhnya meteor sendiri menurut Evan sudha terjadi, sekitar 21-22 April dengan 20 meteor melintas per jam.
Lapisan atmosfer berperan sangat penting sebagai tameng masuknya benda luar angkasa ke bumi. Karena itu, meteor yang sampai ke bumi hanya dalam bentuk pecahan kecil, serpihan dari meteor lebih besar yang terpecah saat bergesekan dengan atmosfer. Meski kecil, meteor memiliki kekuatan kinetik yang tinggi karena kecepatannya.
Meteor Jatuh di Indonesia
29 April 2010 Jakarta Sejumlah rumah terbakar
5 April 2010 Aceh 3 bangunan terbakar
8 Oktober 2009 Bone, Sulsel 1 orang menin

0 comments:
Post a Comment