Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 - Sebenarnya yang dilakukan partai politik dengan cara menjual sejumlah tokoh nasional masuk dalam nominasi bursa capres hanya untuk mendongkrak perolehan suara partai, karena beberapa partai politik tidak punya tokoh sendiri yang layak jual. Karena itu, jangan sampai capres yang diusung hanya dijadikan transaksi politik saja.
Salah satu ciri khas partai-partai menengah dan kecil cenderung bersikap pragmatis dalam berpolitik karena kebanyakan tak punya strategi untuk mendongkrak perolehan suara di pemilu. Karenanya, cara yang paling sederhana adalah menjual tokoh-tokoh tertentu untuk dijadikan capres agar masyarakat merasa simpatik dan mendukungnya pada pemilu. Pemilu Indonesia 2009
Kita bisa memahami apa yang sebenarnya dilakukan partai politik dalam mengusung tokoh-tokoh nasional sebagai capres. Semua itu bagian dan taktik partai untuk mendongkrak perolehan suara dengan mengambil risiko politik yang tinggi. Jadi, cara-cara yang dilakukan partai politik ini hanya menjual figur tertentu untuk mendongkrak populeritas suara partai.
Selain itu, bila ada tokoh nasional yang dicalonkan sebagai capres, partai tentunya berharap tokoh yang dicalonkan bisa membiayai kampanye partai, karena hampir semua partai sekarang ini sedang kesulitan masalah pendanaan. Hanya saja, manuver seperti ini jangan sampai terkesan jadi bagian dari politik dagang sapi dan membeli kucing dalam karung. Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009
Aufa Jatmiko
Jl. Katelia 4, Taman Yasmin, Kota Bogor
Email: aufaja@plasa.com
Salah satu ciri khas partai-partai menengah dan kecil cenderung bersikap pragmatis dalam berpolitik karena kebanyakan tak punya strategi untuk mendongkrak perolehan suara di pemilu. Karenanya, cara yang paling sederhana adalah menjual tokoh-tokoh tertentu untuk dijadikan capres agar masyarakat merasa simpatik dan mendukungnya pada pemilu. Pemilu Indonesia 2009
Kita bisa memahami apa yang sebenarnya dilakukan partai politik dalam mengusung tokoh-tokoh nasional sebagai capres. Semua itu bagian dan taktik partai untuk mendongkrak perolehan suara dengan mengambil risiko politik yang tinggi. Jadi, cara-cara yang dilakukan partai politik ini hanya menjual figur tertentu untuk mendongkrak populeritas suara partai.
Selain itu, bila ada tokoh nasional yang dicalonkan sebagai capres, partai tentunya berharap tokoh yang dicalonkan bisa membiayai kampanye partai, karena hampir semua partai sekarang ini sedang kesulitan masalah pendanaan. Hanya saja, manuver seperti ini jangan sampai terkesan jadi bagian dari politik dagang sapi dan membeli kucing dalam karung. Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009
Aufa Jatmiko
Jl. Katelia 4, Taman Yasmin, Kota Bogor
Email: aufaja@plasa.com

0 comments:
Post a Comment